Minggu, 17 Juni 2012

PANDANGAN HIDUP BAGI PENARI GANDRUNG ( MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP)


PANDANGAN HIDUP BAGI PENARI GANDRUNG ( MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP)


Pandangan hidup sudah kodrati yang dimiliki oleh manusia sehingga ini menentukan masa depan mereka kelaknya. Bagi penari gandrung memiliki pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang sesuai dengan kebenarannya. Pada dasarnya pandangan hidup memiliki cita-cita , harapan dan tujuan yang selalu ada selama mereka hidup. Cita -cita adalah apa yang diinginkan dan mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. tujuan yang dihendak adalah kebajikan  sedangkan usaha dan perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi oleh keyakinan dan kepercayaan.


Penari gandrung mempunyai pandangan hidup sesuai dengan kenyataan yang ada dikarenakan kehidupan dari sejak kecil sering kesakitan dan mengalami kerasnya hidup, sehingga dari orang tua angkatnya untuk menjadi seorang penari gandrung. sehingga dia berusaha untuk mengisi perekonomian nya dengan menjadi seorang penari yang mengahadiri setiap acara (istilahnya mengamen) dengan waktu kerja yang tidak menentu. Tujuan hidupnya pun adalah berkeyakinan bahwa ia terus berusaha dan berjuang dalam kehidupan, bahwa hidup ini tidak lah semudah membalikkan telapak tangan. 
Bahwa tarian gandrung mulai memudar sehingga penari gandrung sesuai dengan orang tuanya untuk menjadi penari gandrung yang akan terus menjaga kelestarian tarian gandrung tersebut agar tidak punah. Dari umur 10 tahun penari gandrung tersebut mendalami tarian gandrung tersebut walau dengan cemoohan orang-orang disekitarnya dia tidak memperdulikaannya.
menentukan sendiri apa yang baik dan buruk . Baik buruk ditentukan oleh hati  tetapi itu semua ditentukan oleh bisikan hati terkadang baik dan benar. baik buruknya dia dapat mendengar suara hati Tuhan yang dy bisa bahwa mencari untuk bertahan hidup dengan baik dan tidak melenceng dan tidak ambil hati dari omongan orang.

Sumber : http://nadia-asrila.blogspot.com/2012/04/pandangan-hidup-bagi-penari-gandrung.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar